Bukankah Jokowi Sumber Masalah?
[tajuk-indonesia.com] - Presiden Jokowi sumber masalah jadi wajar saja diseret-seret dalam kasus hukum Setya Novanto.
"Bukankah Jokowi sumber masalah? Sudah tahu Novanto bermasalah tetapi menugaskan anak buahnya Jenderal Luhut agar mengamankan Novanto menjadi ketua umum Golkar," ketus Natalius Pigai kepada redaksi, Rabu (22/11).
Ironisnya, kata Pigai, Jokowi cuci tangan seperti orang baik dan antikoruptor, bahkan terlihat tidak setia kawan.
"Apakah tindakan sepeti itu yang oleh Mochtar Lubis tahun 1977 mengatakan salah satu kepribadian buruk orang Indonesia adalah kemunafikan, hipokrik," sindir saksi mata Munas Golkar di Bali itu.
Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah bercerita, pernah memberi saran Novanto agar menemui Jokowi. Saran ini disampaikan Fahri karena melihat banyak hal yang aneh dalam kronologi kasus kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el). Apalagi, Novanto adalah Ketum Golkar, partai pendukung pemerintah.
Usulan itu rupanya ditanggapi serius. Novanto kemudian mencari waktu agar bisa bertemu dengan Jokowi. Pertemuan ini akhirnya terjadi sebanyak dua kali. "Yang saya tahu dua kali, soal kasus itu (korupsi e-KTP), tapi lupa (kapan dilakukan). Sudah lama," kata politisi yang lahir dari PKS itu.
Fahri tidak tahu apakah pertemuan itu membahas soal permintaan perlindungan. Tapi kata dia, wajar jika Novanto meminta perlindungan kepada Jokowi. Sebab, menurut Fahri, Novanto telah banyak membantu Jokowi dalam menjalankan kebijakannya. Misalnya meloloskan UU Tax Amnesty, UU Pemilu dan UU Ormas. "(semua) diberesin sama Golkar," kata Fahri. [ito]