Sigap FPI Tanggapi Bencana Puting Beliung Indramayu, Netizen: Banser Kemana?
[tajuk-indonesia.com] - Dilansir dari okezone.com pasca bencana angin puting beliung yang menyapu 127 rumah di Desa Mekarjati, Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, warga yang terdampak memilih bertahan di rumah mereka yang masih dalam kondisi rusak.
Kasi Rehabilitasi BPBD Indramayu, Saptaji Imanudin mengatakan untuk sementara warga masih bertahan di rumahnya masing-masing, mereka pun tidak mau untuk mengungsi di rumah keluarga atau warga yang lebih aman. Warga berusaha memperbaiki rumahnya dengan peralatan seadanya.
“Kami belum memberikan bantuan, masih berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait,” katanya, Senin (13/11/2017).
Menurutnya, Kecamatan Haurgeulis merupakan salah satu daerah yang rawan terkena angin puting beliung dari tiga Kecamatan lainnya yakni Kecamatan Anjatan, Kroya dan Juntinyuat. Namun, memang bencana ini baru terjadi memasuki musim penghujan.
“Untuk itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada menghadapi perubahan musim yang diawali dengan datangnya angin puting beliung,” tuturnya.
Sebelumnya, Kapolres Indramayu, AKBP Arif Fajarudin menuturkan bencana ini terjadi pada Minggu, 12 November 2017 sekira Pukul 16.00 WIB, berawal dari hujan deras yang disertai angin kencang tiba-tiba datang angin puting beliung yang langsung memporak-porandakan ratusan rumah di Desa Mekarjati, sejumlah pohon pun tumbang dan menutupi akses jalan raya.
FPI Turun Tangan
Meski bukan sebagai Garda Terdepan Penjaga NKRI, namun FPI selalu terdepan dalam memberikan bantuan-bantuan sosial terutama saat terjadi bencana alam.
Termasuk bencana angin puting beliung di Indramayu. Seperti dikabarkan oleh Fanspage Front Pembela Islam – FPI (15/11).
“*BreakingNews* Telah terjadi bencana angin puting beliung pada Hari Senin 13 Nobember 2017 di desa Mekarjati, Kecamatan Haurgeulis, Indramayu Jawa Barat sehingga menyebabkan 127 rumah rusak dan sebagian warga mengungsi. FPI Indramayu dengan sigap langsung berkoordinasi dengan aparat desa untuk menyalurkan bantuan dan alhamdulillah bantuan telah didistribusikan oleh Laskar FPI sebanyak 127 KK. Mohon doanya agar FPI selalu istiqomah.” Tulis akun tersebut.
Menanggapi kabar tersebut salah satu Netizen menyayangkan ketidakhadiran Banser yang pernah diaku-akui sebagai Garda Terdepan NKRI.
“Ban….apa…itu ban….apa itu…mana itu kok gak hadir”, tulis akun Jamali seolah meminta Banser ikut hadir bersama-sama FPI.
Dan seperti biasa, tidak ada portal berita Nasional yang mau meliput aksi tanggap bencana FPI ini. Berikut foto-foto yang dipublish oleh Fanspage Front Pembela Islam – FPI.
[rpc]
FPI Turun Tangan
Meski bukan sebagai Garda Terdepan Penjaga NKRI, namun FPI selalu terdepan dalam memberikan bantuan-bantuan sosial terutama saat terjadi bencana alam.
Termasuk bencana angin puting beliung di Indramayu. Seperti dikabarkan oleh Fanspage Front Pembela Islam – FPI (15/11).
“*BreakingNews* Telah terjadi bencana angin puting beliung pada Hari Senin 13 Nobember 2017 di desa Mekarjati, Kecamatan Haurgeulis, Indramayu Jawa Barat sehingga menyebabkan 127 rumah rusak dan sebagian warga mengungsi. FPI Indramayu dengan sigap langsung berkoordinasi dengan aparat desa untuk menyalurkan bantuan dan alhamdulillah bantuan telah didistribusikan oleh Laskar FPI sebanyak 127 KK. Mohon doanya agar FPI selalu istiqomah.” Tulis akun tersebut.
Menanggapi kabar tersebut salah satu Netizen menyayangkan ketidakhadiran Banser yang pernah diaku-akui sebagai Garda Terdepan NKRI.
“Ban….apa…itu ban….apa itu…mana itu kok gak hadir”, tulis akun Jamali seolah meminta Banser ikut hadir bersama-sama FPI.
Dan seperti biasa, tidak ada portal berita Nasional yang mau meliput aksi tanggap bencana FPI ini. Berikut foto-foto yang dipublish oleh Fanspage Front Pembela Islam – FPI.
[rpc]