Soal Pernyataan Victor, MUI: Boleh Beda Pendapat Untuk Cari Suara, Tapi Jangan Membahayakan


[tajuk-indonesia.com]           -           Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau agar semua orang menyampaikan pernyataan yang menyejukan.

Hal tersebut diungkapkan menyikapi pernyataan politikus Nasional Demokrat (Nasdem) Victor Laiskodat  saat berbicara di Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Sudahlah, kita berikan pernyataan yang sejuk-sejuk, yang adem-adem," ujar Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat bidang Kerjasama Internasional Muhyiddin Junaedi di Kantor MUI, Jakarta Pusat, Selasa (8/8/2017).

Ia mengatakan, semua orang memang berhak berargumen dalam berpolitik.
Namun, tentunya jangan menyatakan hal yang menjatuhkan pihak lain.

"Boleh berbeda pendapat untuk mencari suara dari calon konstituen, tapi jangan bahayakan atau menilai yang macam-macam, ekstrimlah, nggak usah lah, (isu panas) itu udah selesai," katanya.

Muhyiddin kemudian menegaskan bahwa bebas berbicara di negara yang menganut sistem demokrasi memang tidak dilarang.

Namun tentunya ada batas yang tidak boleh dilanggar.

"Di era demokrasi, sah-sah aja orang berbicara, tapi kan kebebasan anda itu ada batasannya," tegasnya.

Lebih lanjut ia pun menambahkan, kebebasan berbicara yang dilakukan Victor justru bisa memicu masalah baru.

"Kebebasan tanpa batas justru akan merusak, akan membuat terjadinya chaos, akhirnya kita ribut hanya memberikan pernyataan yang itu-itu aja," katanya.[pm]










Subscribe to receive free email updates:

Related Posts :