Usai Minta Ma'af, Pembuat Parodi Poligami Ustadz Arifin Ilham Dikasih Hadiah
[tajuk-indonesia.com] - Para pembuat video parodi poligami Ustadz Arifin Ilham akhirnya meminta maaf. Mereka mendatangi Majelis Az Zikra Sentul Bogor Jawa Barat untuk bertemu Ustadz Arifin Ilham, Kamis (25/5).
Utadz Arifin Ilham menerima para penghinanya dangan lapang dada. Hal serupa juga dilakukan putra Arifin Ilham, Alvin. Ia memaafkan para pembuat video parodi poligami.
Ustadz Arifin Ilham mengunggah foto momen pertemuan itu di akun Instagram pribadinya, Jumat (26/5/2017). Foto itu memperlihatkan Arifin akrab dengan penghinanya. Tampak pula istri dan anak Arifin.
Arifin Ilham juga tampak memberikan hadiah kepada para penghinanya. Hadiah itu berupa baju muslim atau gamis dan peci putih putih yang biasa disebut topi haji.

Sedangkan istri Arifin Ilham juga terlihat memberikan kerudung kepada remaja wanita sebagai hadiah.
“Tanda seorang hamba yg dirahmati Allah, hadirnya sifat mudah memaafkan dan segera minta maaf kalau salah,” tulis Arifin Ilham di keterangan foto.
Sebelumnya, pemuda ini membuat video parodi menirukan gaya Ustadz Arifin Ilham. Di video singkat itu, tampak pemuda yang di tengah merangkul pundak cewek dan cowok sambil mengucapkan kalimat yang sama persis dengan video ustadz Arifin Ilham.
Hanya saja kalimat imbauan agar tidak mudah berpoligami itu dibuat ketiga remaja ini sambil cengengesan sehingga terkesan melecehkan.
Setelah melihat video itu, anak Ustadz Arifin Ilham mengancam akan melaporkan pelaku ke polisi. Alvin memberikan deadline waktu paling lambat Jumat (26/5).
Jika pelaku tak juga datang ke Majelis Az Zikra Sentul untuk meminta maaf, maka dia akan menempuh jalur hukum. Akhirnya para pemuda ini mendatangi masjid Az Zikra dan menyampaikan permemohonan maaf secara terbuka, Kamis (25/5/2017).
Berikut ini ini postingan Ustadz Arifin Ilham terkait momen pertemuannya dengan para pembuat video parodi poligami:
SubhanAllah “maaf” adalah “the magic power” kata sakti yg punya daya rubah besar dari keadaan buruk menjadi baik dan mulia.
Allah “al Afuwwu” Maha Pemaaf, Allah menyukai hambaNya yg pemaaf.
Sungguh dg minta maaf dan memaafkan “nisfus sual” separuh persoalan selesai.
Sikap sifat hamba yg bertaqwa “an ta’fuwa aqrobu littaqwa” memaafkan itu dekat dg ketaqwaan.
Akhlak teragung Rasulullah adalah luar biasa pemaafnya.
Tanda seorang hamba yg dirahmati Allah, hadirnya sifat mudah memaafkan dan segera minta maaf kalau salah.
Doa seorang mu’min agar diberi sifat maaf.
Sifat mulia maaf lawan katanya adalah sifat hina dendam. “Al muntaqin lan yadkhulal jannah wa lau kaana shohiihan”, pendendam tidak akan masuk Syurga walaupun benar. “Al Aafiina anin naasi” calon penghuni Syurga seluas langit dan bumi adalah seorang hamba yg pemaaf. “Adzdzunuubul matruukah” walau sudah bertaubat kepada Allah belum selesai sampai ia minta maaf kepada siapa yg ia sakiti.
Maaf dan memaafkan adalah diantara kunci utama keutuhan rumah tangga dan persahabatan.
Sungguh tiada seorang hamba sealim kaya apapun masuk Syurga tanpa maaf dan ampunan Allah.
Dg maaf suasana kaku menjadi cair,
benci menjadi cinta,
musuh menjadi sahabat.
inilah yg membuat hamba beriman itu senang bahagia dg maaf.
Alhamdulillah sahabat kita yg sempat khilaf, tidak sengaja berbuat salah, Raka, Rizki, Ridwan, Citra dan nanda sekeluarga datang ke majlis Az Zikra menjumpai abang u minta maaf.
Sungguh abang kagum dan senang melihat mereka sebagai pemuda pemudi yg memiliki sifat mulia, yg menyegerakan bertaubat untuk tidak melecehkan kalam Allah lagi.
Sungguh abang sangat bahagia punya saudara saudari baru menjelang Ramadhon ini, lebih bahagia lagi bila guru kita, ustadz Khottot, babe Sadli, dan para mahasiswa ditahan dibebaskan, lebih bahagia lagi fitnah ayahanda habib Rizieq Syihab dihentikan, dan lebih bahagia lagi bila bang Ahok meraih hidayah Allah.
Damai agamaku
Damai Ramadhonku
Damai negeriku
I love you all ‘couse Allah
Muhammad Arifin Ilham.[pm]