Ketika Raja Salman yang Hafidz Quran Dibully Iwan Fals
[tajuk-indonesia.com] - Kunjungan Raja Salman bin Abdul Aziz ke Indonesia masih saja mendapat tanggapan nyinyir dari pendukung Ahok. Selain Iwan Fals banyak juga yang mengolok-olok Sang Raja karena akan berlibur di Bali. Mereka tidak tahu siapa sosok yang dijadikan sasaran penghinaan.
Raja Salman adalah hafidz Al Quran. Ia bisa menghapal Kitab Suci
umat Islam itu pada usia 10 tahu di Madrasah Umara. Kala itu yang menjad
kepala sekolahnya adalah Syaikh Abdullah al-Khayyath, imam dan khotib
Masjid al-Haram sekarang.
Seperti tradisi kerajaan-kerajaan Islam sejak dulu, anak-anak raja
dan para pangeran belajar di sekolah khusus kerajaan. Raja Salman
pertama kali menimba ilmu di Madrasah Umara (Princes’ School) di Riyadh.
Di sana ia mempelajari ilmu agama dan sains modern.
Sebagai seorang penghafal Al Quran, tak heran ia begitu perhatian
dalam memotivasi anak-anak Arab Saudi untuk menghafalkan kitabullah.
Wujud perhatian beliau terhadap Al Quran adalah dengan mengadakan
Musabaqoh al-Amir Salman bin Abdul Aziz li Hifzhi-l Quran yang telah
diselenggarakan sebanyak 17 kali di Riyadh. Musabaqoh Alquran ini berada
dibawah bimbingan Kementrian Urusan Islam, Wakaf, Dakwah, dan Irsyad
(Menteri Agama) Arab Saudi.
Menurut Menteri Urusan Islam, Wakaf, Dakwah, dan Irsyad (Menteri
Agama) Arab Saudi, Syaikh Shaleh bin Abdul Aziz bin Muhammad Alu
asy-Syaikh, lomba ini bertujuan:
(1) Perhatian besar Kerajaan Arab Saudi terhadap Alquran al-Karim
baik menghafalkannya, membacanya dengan tajwid yang benar, dan
tafsirnya.
(2) Sebagai penyemangat bagi putra-putri Arab Saudi untuk menerima
Kitabullah baik dalam menghafal, memahami, mengamalkan, dan
menadabburinya.
(3) Membangkitkan semangat agar berlomba-lomba dalam menghafalkan Alquran dan menjaganya.
(4) Berkontribusi mempererat hubungan umat dengan sumber kemulian mereka di dunia dan akhirat.
Bang Iwan dan kawan-kawan, masih mau membully Raja Salman yang hapal Al Quran?
[gema]