Kuota haji Indonesia bertambah 52 ribu jamaah
[tajukindonesia.net] - Presiden Joko Widodo menyampaikan kuota haji Indonesia tahun 2017 naik 52 ribu dari 168.800 pada 2016 menjadi 221 ribu orang.
""Indonesia menyampaikan penghargaan tinggi kepada Pemerintah Arab Saudi yang telah memberi tambahan kuota haji kepada Indonesia," kata Jokowi dalam jumpa pers bersama Menag Lukman Hakim Saifuddin, Menlu Retno Marsudi dan Mensesneg Pratikno di Istana Merdeka Jakarta, hari ini.
Sejak 2013 jumlah jamaah haji Indonesia dan lainya mengalami pemotongan 20 persen karena perluasan pembangunan fasilitas di Masjidil Haram Mekkah.
Menurut Jokowi, selain pengembalian kuota menjadi 211 ribu jamaah, pemerintah Arab Saudi juga menyetujui permintaan tambahan kuota untuk Indonesia sebesar 10 ribu. "Dengan sudah adanya keputusan ini maka persiapan haji 2017 sudah bisa dapat dilakukan sejak dini," kata Presiden.
Jokowi menyebutkan kenaikan kuota haji itu merupakan tindak lanjut dari kunjungannya ke Arab Saudi, September tahun lalu dan pertemuannya dengan Deputi Kerajaan Arab Saudi di Hangzhou pada September 2016.
"Dari pertemuan itu, saya telah meminta kepada Menag dan Menlu untuk melakukan pembicaraan lanjutan," kata Presiden.
Presiden juga mendapat informasi mengenai rencana kunjungan Raja Arab Saudi ke Indonesia pada Maret 2017. "Tentunya kita menyambut baik rencana tersebut," kata Jokowi. [rms]
Sejak 2013 jumlah jamaah haji Indonesia dan lainya mengalami pemotongan 20 persen karena perluasan pembangunan fasilitas di Masjidil Haram Mekkah.
Menurut Jokowi, selain pengembalian kuota menjadi 211 ribu jamaah, pemerintah Arab Saudi juga menyetujui permintaan tambahan kuota untuk Indonesia sebesar 10 ribu. "Dengan sudah adanya keputusan ini maka persiapan haji 2017 sudah bisa dapat dilakukan sejak dini," kata Presiden.
Jokowi menyebutkan kenaikan kuota haji itu merupakan tindak lanjut dari kunjungannya ke Arab Saudi, September tahun lalu dan pertemuannya dengan Deputi Kerajaan Arab Saudi di Hangzhou pada September 2016.
"Dari pertemuan itu, saya telah meminta kepada Menag dan Menlu untuk melakukan pembicaraan lanjutan," kata Presiden.
Presiden juga mendapat informasi mengenai rencana kunjungan Raja Arab Saudi ke Indonesia pada Maret 2017. "Tentunya kita menyambut baik rencana tersebut," kata Jokowi. [rms]