Geram! Sekjen PDIP Lontarkan Warning untuk Rizieq FPI


[tajukindonesia.net] Pernyataan, ulah, dan sikap yang ditunjukkan FPI dan pentolannya, Habib Rizieq Shihab, tampaknya membuat PDIP geram. Hal itu terlihat dari keterangan yang diterima awak media atas nama Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, pada hari Selasa, 17 Januari 2017.
Dalam keterangannya itu, Hasto bahkan secara tegas mengatakan bahwa partainya tidak takut dan siap berhadapan dengan Rizieq dan FPI jika terus-terusan main hakim sendiri.
Penegasan Hasto itu seiring dengan adanya pembubaran aksi kemanusiaan berupa pengobatan gratis yang diduga dilakukan oleh pihak FPI.
Adapun kegiatan pengobatan gratis itu diselenggarakan oleh Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) DPP PDIP di Kelurahan Jembatan Besi, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, pada hari Minggu, tanggal 15 Januari 2017 kemarin.
"Apa yg dilakukan oleh FPI dengan membubarkan aksi kemanusiaan berupa pengobatan gratis merupakan tindakan yang telah melampaui batas. Kami siap berhadapan jika mereka terus bertindak main hakim sendiri," tegas Hasto.
Tak hanya menyoal aksi pembubaran itu, Hasto juga angkat bicara terkait pidato Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, pada HUT PDIP ke-44 yang dipersoalkan Rizieq.
"Pidato tersebut juga diucapkan dengan komitmen kuat untuk menjaga Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan kebhinekaan Indonesia. Sekiranya Bapak Rizieq Shihab akan berhadapan dengan Ibu Ketua Umum Partai, maka sebagai sekjen partai saya tegaskan bahwa kami siap berhadapan dengan Pak Rizieq," kata Hasto.
Lebih-lebih, sambung Hasto, Rizieq selama ini telah mengobarkan rasa kebencian dan memecah belah bangsa. Karena itu, ia dan seluruh jajaran PDIP satu komando untuk membela kehormatan dan martabat Megawati Soekarnoputri.
"Sekiranya Pak Rizieq ada yang tidak puas, sampaikan melalui jalur hukum, dan kami akan siapkan pembela hukum terbaik. Bagi kami komitmen terhadap fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara tidak bisa ditawar-tawar," tandas Hasto tegas. [jnws]




Subscribe to receive free email updates: