Ngeri, Elpiji Melon Tembus Rp 30 Ribu
Ngeri, Elpiji Melon Tembus Rp 30 Ribu
[tajukindonesia.id] - Kendati Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur sudah menggelar operasi pasar untuk mengendalikan harga gas elpiji 3 kg, namun harganya di pasaran masih tembus Rp 30 ribu.
Di tingkat pangkalan, elpiji melon dijual Rp 19 ribu per tabung. Sementara itu, di tingkat pengecer, harga tertinggi seharusnya Rp 23 ribu per tabung. Namun, kemarin dikabarkan harga tersebut naik menjadi Rp 28 ribu hingga Rp 30 ribu per tabung.
"Kami juga beli dengan harga tinggi. Maka, ketika ada pembeli bertanya, langsung saya bilang bahwa harganya Rp 28 ribu per tabung. Kalau mau, ya kami jual," tutur salah seorang pengecer di Jalan Yos Sudarso II, Sangatta Utara.
Kemarin Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutim menggelar operasi pasar di empat titik di Sangatta. Operasi itu juga melibatkan jajaran Polres Kutim. "Operasi pasar dilakukan untuk mengantisipasi kelangkaan elpiji 3 kg," ujar Kasi Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Kutim Achmad Dony Erviady kemarin (19/12).
Dalam operasi itu, Dony dan rombongan membagikan langsung tabung melon bersubsidi. Satu warga dengan kategori tidak mampu diberi maksimal dua tabung. Itu merupakan upaya pemerataan. Total yang dibagikan langsung kepada masyarakat mencapai 2.500 tabung. Harganya sama dengan harga di pangkalan, yakni Rp 19 ribu per tabung. [jpc]