Fahri: Jawaban Jokowi Lambang Ketidakseriusan Melawan Korupsi


Fahri: Jawaban Jokowi Lambang Ketidakseriusan Melawan Korupsi

[tajukindonesia.id] - Jawaban Presiden Joko Widodo atas dugaan aliran dana pungutan liar mantan Dirjen Perhubungan Laut, Antonius Tonny ke Paspampres melambangkan ketidakseriusan dalam melawan korupsi.

Begitu tegas Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah dalam kicauannya di akun Twitter @Fahrihamzah sesaat lalu, Sabtu (23/12).
"Itu melambangkan sesuatu yang mendalam. Mendalam sekali ketidakseriusan kita pada isu korupsi. Mendalam sekali kengawuran lembaga negara mengatasinya," ujar Fahri.

Andai saja masyarakat dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lebih peduli dengan kasus ini, maka akan ada pertanyaan kenapa hanya yang memberi yang salah di mata Jokowi.

"Apakah artinya lembaga atau pejabat negara menerima aliran dana tidak salah. Lalu yang selama ini apa?" sambungnya.

Di sisi lain, Fahri menilai bahwa sikap Jokowi yang menganggap enteng kasus ini mencerminkan bahwa mantan gubernur DKI Jakarta itu tidak menganggap kasus ini sebagai masalah serius.

"Ini dianggap sebagai peristiwa di luar kepala negara meski itu terjadi di depan mata," tutupnya.

Saat memberikan keterangan sebagai saksi dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (18/12) lalu, Tonny mengaku memberikan uang Rp 100 juta hingga Rp 150 juta kepada Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

Berdasarkan pengakuannya, uang itu diberikan kepada Paspampres setiap ada acara Kemenhub yang dihadiri Presiden Jokowi. [rmol]













Subscribe to receive free email updates:

Related Posts :