Sandi Lari 12 Km ke Balai Kota, Lalu Salami Ibu Korban Penggusuran


[tajuk-indonesia.com]             -            Wakil Gubernur DKI, Sandiaga Uno, kembali lari pagi dari kediaman menuju kantornya di Balai Kota, Jakarta. Kali ini rute yang dipilih Sandi memakan jarak sekitar 12 kilometer.

Pantauan di Balai Kota, Jakarta, Jumat (27/10), Sandi tiba sekitar pukul 07.55 WIIB di Balai Kota dengan mengenakan kaos biru bertuliskan 'Berlari untuk Berbagi'. Begitu sampai, bersama beberapa pelari lain, Sandi melakukan peregangan.

"Lari (tadi) 12 km," ucap Sandi usai peregangan dan mulai masuk pelataran Balai Kota.


Suasana Balai Kota saat Sandi datang, sudah ramai oleh warga baik yang ingin membuat aduan atau sekadar ingin bertemu Anies atau Sandi. Beberapa ibu-ibu dan bapak tampak menghampiri Sandi ingin bersalaman dan foto.

Dengan tubuh yang masih berkeringat, Sandi melayani warga. Ada juga meminta selfie dan dilayani ramah oleh Sandi.

Tak hanya itu, Sandi juga menemui warga yang datang beramai-ramai dari Bukit Duri yang gugatannya dimenangkan pengadilan soal penggusuran. Di depan seorang ibu tua yang duduk di kursi, Sandi menyalami dan mencium ibu itu.




Kepada wartawan, Sandi mengatakan rute larinya kali ini agak jauh, tak seperti Jumat lalu yang hanya 8 km. Kali ini Sandi memilih rute dari kediamannya di Senopati ke Jalan HR Rasuna Said, Menteng, lalu sampai di Balai Kota.

Sandi sempat mengungkapnya pikirannya soal ada yang menganggap gaya lari pagi ke kantornya itu dianggap pencitraan. Padahal Sandi memang sudah terbiasa lari, bahkan sejak sebelum ingin menjadi wagub DKI.

"Ada sedikit yang membuat saya sedih, yaitu yang kemarin lari sama saya, (dianggap) pencitraan karena sekarang berkurang drastis (jumla
h pelarinya)," ucap Sandi.

"Mungkin yang lari cuma turun dari 20 jadi 12. Setelah saya cek kenapa kurang , karena enggak ada TV. Jadi mereka lari kalau ada TV saja. Jadi saya sampaikan ke teman-teman harus istiqamah," tutur Sandi.

Sandi ingin lari ke Balai Kota ini menjadi kebiasaan, setidaknya saban Jumat. Untuk diketahui, politikus Gerindra itu memang pernah mengutarakan adanya program lari ke Balai Kota untuk PNS DKI, namun dia rupanya ingin itu dimulai dari diri sendiri.

"Kita akan coba lagi sampai 5 tahun ke depan harus konsisten," tutur Sandi.  [kpc]















Subscribe to receive free email updates: