Terkait Rohingya, KAMMI Karawang Desak ASEAN Tekan Myanmar
[tajuk-indonesia.com] - Kekerasan yang menewaskan ratusan orang kembali terjadi sejak Sabtu (26/8) terhadap etnis muslim Rohingya di Rakhine, Myanmar. Kekerasan tersebut dilakukan oleh militer Myanmar dengan dalih menumpas kelompok militan Rohingya.
Selain menewaskan ratusan orang, kekerasan tersebut membuat ribuan muslim Rohingya melarikan diri ke perbatasan Bangladesh. Ketika ribuan etnis Rohingya berusaha menyelamatkan diri ke Bangladesh, negara itu justru memblokade akses masuk bagi mereka yang hendak mengungsi.
Oleh karena itu Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Daerah Karawang mengecam kekerasan dan pembantaian yang dilakukan oleh militer Myanmar tersebut.
Selain itu KAMMI Karawang yang diketuai Arief Riyanto, menuntut negara-negara ASEAN untuk bertindak cepat dan tegas atas kasus ini.
“Mendesak Negara-negara ASEAN untuk melakukan peninjauan kembali prinsip non-intervention dari ASEAN dan kompak untuk menekan Pemerintah Myanmar dan menampung pengungsi Rohingya”, kata Arief dalam rilisnya, Kamis (31/8).
KAMMI Karawang juga mengajak seluruh umat Muslim di Indonesia khususnya Kabupaten Karawang untuk tak hentinya mendoakan dan membantu saudara kita sesama umat muslim Rohingya di Rakhine, myanmar.
“Pernyataan sikap ini disampaikan karena didorong oleh keimanan dan kecintaan KAMMI Karawang terhadap sesama saudara muslim Rohingya di Rakhine, Myanmar”, tutup Arief. [mb]