Ups.. Ekonomi RI Tumbuh Lamban, Menko Darmin: Gak Bisa Instan
[tajuk-indonesia.com] - Menanggapi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang dinilai bergerak lamban, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan tidak perlu khawatir. Bahkan menurutnya ekonomi RI masih lebih baik dibandingkan negara tetangga dan Ia juga menegaskan pemerintah khususnya Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian, sudah bekerja dengan sangat baik.
Dalam sambutannya pada hari jadi Kemenko Bidang Perekonomian ke 51, Menko Darmin mengatakan telah berupaya untuk membawa ekonomi Indonesia bergerak tinggi. Namun terang dia hal tersebut memang tidak bisa instan dan harus bergerak bersama negara lain.
“Ada yang enggak puas dengan bilang bahwa ekonomi kita kurang tinggi. Kita juga mau lebih tinggi, tapi kita tidak bisa jadi negara yang bergerak sendiri di dunia. Kita pasti jadi bagian di negara-negara lain,” kata Darmin di Kantor Kemenko Bidang Perekonomian, Minggu (23/7/2017).
Dia juga mengingatkan bahwa perekonomian negara-negara sekitar, masih ada yang di bawah Indonesia. Lantaran semua negara sedang dalam rangka pemulihan juga. “Banyak itu yang di bawah 5%, di bawah kita. Oleh karena itu, saya ucapkan terima kasih dan selamat yang telah bekerja dengan sepenuh tenaga,” imbuhnya.
Lebih lanjut Menko Darmin menambahkan, pencapaian hari ini tidak boleh terlalu banyak dikagumi, lantaran besok harus bekerja lebih baik lagi dari kemarin dan harus lebih baik daripada yang lain. Karena jika tidak, terang dia kerugian akan datang dengan sendirinya.
“Tentu bagi kita hari ini harus lebih baik dari kemarin. Besok harus lebih baik dari hari ini karena kalau tidak, kita rugi. Jangan mau jadi orang rugi, jadi orang beruntung adalah yang selalu mampu memperbaiki kinerja sedikit demi sedikit. Kita enggak perlu orang luar biasa, kita perlunya yang biasa tapi tekun dan cermat,” pungkasnya. [snc]
“Ada yang enggak puas dengan bilang bahwa ekonomi kita kurang tinggi. Kita juga mau lebih tinggi, tapi kita tidak bisa jadi negara yang bergerak sendiri di dunia. Kita pasti jadi bagian di negara-negara lain,” kata Darmin di Kantor Kemenko Bidang Perekonomian, Minggu (23/7/2017).
Dia juga mengingatkan bahwa perekonomian negara-negara sekitar, masih ada yang di bawah Indonesia. Lantaran semua negara sedang dalam rangka pemulihan juga. “Banyak itu yang di bawah 5%, di bawah kita. Oleh karena itu, saya ucapkan terima kasih dan selamat yang telah bekerja dengan sepenuh tenaga,” imbuhnya.
Lebih lanjut Menko Darmin menambahkan, pencapaian hari ini tidak boleh terlalu banyak dikagumi, lantaran besok harus bekerja lebih baik lagi dari kemarin dan harus lebih baik daripada yang lain. Karena jika tidak, terang dia kerugian akan datang dengan sendirinya.
“Tentu bagi kita hari ini harus lebih baik dari kemarin. Besok harus lebih baik dari hari ini karena kalau tidak, kita rugi. Jangan mau jadi orang rugi, jadi orang beruntung adalah yang selalu mampu memperbaiki kinerja sedikit demi sedikit. Kita enggak perlu orang luar biasa, kita perlunya yang biasa tapi tekun dan cermat,” pungkasnya. [snc]