Ssst....Eko Prasojo Dosen UI sebagai Moderator Debat Terpilih , Begini Komentar Anies
[tajukindonesia.net] Calon Gubernur DKI Anies Baswedan menilai, Dekan Fakultas Ilmu
Administrasi Universitas Indonesia (UI) Eko Prasojo tepat dipilih sebagai salah
satu moderator debat kedua Pilkada Jakarta.
Debat
kedua sendiri akan mengusung tema reformasi birokrasi dan pelayanan publik,
serta penataan kawasan perkotaan.
"Pak
Eko itu ilmuwan yang mumpuni, mengerti reformasi birokrasi. Jadi menurut saya
pas untuk menjadi moderator bidang ini," ujar Anies di Jakarta, Rabu
(25/1/2017).
Anies
mengungkapkan, Eko telah lama bekerja pada bidang administrasi dan birokrasi
serta berpengalaman sebagai praktisi.
Eko
adalah alumnus Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia,
yang meraih gelar master dan doktor dari Speyer Post-Graduate Program for
Public Administration, Jerman.
Ahli
bidang kebijakan publik itu sempat menjabat Wakil Menteri Pendayagunaan
Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi pada 2012 hingga akhir pemerintahan
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Pria
kelahiran Kijang, Riau, 46 tahun lalu itu juga menjadi anggota tim penyusunan
RUU Administrasi Pemerintahan Kemenpan-RB (2004-sekarang), konsultan dan
penasihat "Support for Good Governance" (SfGG) GTZ Jerman pada
Kemenpan-RB (2003-sekarang), tim ahli dan "resource person" Panwaslu
(2004), serta ketua tim seleksi anggota KPU DKI Jakarta (2007).
Eko
akan menjadi moderator debat kedua Pilkada DKI, Jumat (27/1/2017) lusa bersama
mantan presenter televisi nasional, Tina Talisa.
Mojang
Bandung 2002 itu adalah lulusan Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas
Padjajaran, yang menekuni dunia jurnalistik dan penyiaran sejak 2007, dan pada
2012 berhasil memenangi penghargaan Panasonic Gobel Award 2012 untuk kategori
Presenter Talkshow Berita dan Informasi Terfavorit.
Ketika
ditanya soal Tina, Anies mengaku tidak memiliki kesan khusus selain merasa
pernah diwawancarai beberapa tahun lalu.
"Pernah
diwawancarai waktu dia di TV One dan di Indosiar. Pertanyaan-pertanyaannya saya
tidak ingat persis tetapi sepertinya biasa saja kok, tidak ada yang saya ingat
secara khusus," kata mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini.
Selain
menunjuk Eko dan Tina sebagai pemandu debat kedua Pilkada DKI, KPU DKI Jakarta
juga menambah durasi debat dari 90 menit saat debat pertama, menjadi 120 menit.
Penambahan
durasi ini dianggap perlu agar ketiga pasangan calon gubernur dan wakil
gubernur DKI dapat menjelaskan program kerja mereka secara lebih komprehensif
kepada publik. [trp]