Adilkah? Yang Kaya bisa Sekolah Berkualitas, sementara yang Miskin....
[tajukindonesia.net] Pembangunan Ibu Kota Jakarta dinilai
hanya berdampak pada kalangan menengah ke atas saja. Sementara, masyarakat
miskin tidak bisa merasakannya, sehingga terjadi jurang pemisah antara si
miskin dan si kaya yang semakin lebar"Untuk si kaya ada tiga masalah yakni
kemacetan, banjir, dan pelayanan birokrasi. Namun permasalahan bagi warga
miskin dan sebagian besar warga Jakarta adalah lapangan pekerjaan yang
terbatas, pendidikan, dan harga bahan pokok mahal," jelas calon gubernur
DKI Jakarta Anies Baswedan, dalam keterangannya, Sabtu (24/12).
Anies mengaku tercengang saat pertama kali melihat langsung kesenjangan
ekstrim di tengah warga Jakarta. Padahal, dia telah banyak melihat kemiskinan
di daerah-daerah terpencil di Indonesia.
"Kemiskinan di Jakarta lebih buruk dari kemiskinan di daerah
terpencil. Karena kemiskinan di Jakarta masih ditambah lingkungan tidak sehat
karena polusi dan akses ke sumber daya yang begitu terbatas," bebernya.
Menurutnya, kemiskinan di Jakarta tetap terjaga lantaran bereproduksi melalui
keterbatasan akses ke dunia pendidikan.
"Anak dari keluarga miskin biasanya memperoleh pendidikan yang tidak
berkualitas, bahkan mereka harus putus sekolah. Akhirnya mereka akan kesulitan
mencari kerja dan terjebak pada keadaan miskin yang sama," [rmnws]