Mulai Tadi Malam Area Komplek Gedung DPR Disterilkan Polisi


[tajukindonesia.com]     -    Terhitung sejak pukul 20.00 WIB, Kamis (24/11/2016), komplek gedung DPR/MPR/DPD di Senayan, Jakarta disterilkan oleh polisi. Menurut informasi, semua akses atau pintu masuk ke gedung wakil rakyat itu ditutup. Setiap orang yang masuk diperiksa dengan ketat identitasnya.
"Pasukan Brimob akan melakukan sterilisasi gedung DPR RI mulai jam 20.00 wib malam ini sampai dengan jam 20.00 wib malam besok. Semua pintu menuju gedung DPR RI ditutup kecuali pintu belakang. Tak hanya itu, setiap orang yang akan masuk pun harus memiliki identitas resmi DPR tak terkecuali wartawan," papar seorang anggota Brimob saat ditemui di komplek Parlemen, Senayan, Kamis malam (24/11/2016).

Dia menambahkan setiap kendaraan baik mobil dan motor akan diperiksa satu-satu. Masyarakat yang ingin melakukan sholat Jumat disini (mesjid DPR) juga akan di alihkan ke mesjid diluar DPR kecuali pegawai DPR. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi agar tidak kecolongan.

"Sterilisasi dilakukan untuk menghindari adanya penyusup-penyusup masuk ke gedung DPR RI. Kita harus antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," papar dia.

Sterilisasi dilakukan polisi sehubungan dengan rencana adanya aksi unjuk rasa unjuk rasa 25 November 2016. Selain itu POlri mengerahkan pasukan brimob sebanyak 3 batalyon untuk menjaga gedung DPR RI sekaligus mengawal jalannya aksi unjuk rasa. Mereka saat ini sudah berada dalam tenda-tenda yang didirikan di halaman gedung wakil karyat itu.

Seiring dengan sterilisasi komplek parlemen itu, juga beredar surat Deputi Bidang Administrasi Sekjen DPR, Achmad Djuned tertanggal 23 November 2016. Surat ditujukan kepada pegawai dilingkungan Setjen DPR/MPR/DPD, para Sekpri, Aspri dan Tenaga Ahli Anggota DPR/MPR/DPD serta para pegawai tidak tetap tentang pemeriksaan tanda pengenal/ID Card pada Jumat (25/11/2016) oleh aparat keamanan. [ts]









Subscribe to receive free email updates:

Related Posts :