Inilah Jawaban Ruhut Ketika Diisukan Bakal ‘Masuk’ Istana!
[tajukindonesia.com] - Politisi Partai Demokrat, Ruhut Sitompul, membantah kabar yang menyebut alasan dirinya mundur DPR karena akan mendapat posisi di Istana Kepresidenan.
"Ah, enggak. Gosip dari mana itu? Enggaklah. Awak ini apalah," tutur Ruhut dikutip dari kompas, Jumat (21/10).
Ia menegaskan, kemunduran dirinya sebagai anggota DPR adalah murni untuk memenangkan pasangan Ahok-Djarot.
"Aku kan Jurkam timses Ahok. Karena itu, aku mengundurkan diri dari DPR. Kan aku kalau kerja total," kata dia.
"Saya reses ini nanti akan mengundurkan diri. Karena saya mau fokus. Ibarat pepatah, aku mandi basah, tidak pernah setengah-setengah," lanjut Ruhut.
Sebelumnya, beredar kabar di kalangan anggota Komisi III DPR bahwa Ruhut Sitompul disebut akan mendapatkan tempat di Istana Kepresidenan. Alasan tersebut ditengarai menjadi alasan lain di balik rencana mundurnya Ruhut sebagai anggota Dewan.
Anggota Komisi III DPR Nasir Djamil pun membenarkan adanya kabar tersebut. Namun ia mengaku, kabar itu masih sebatas isu.
"Saya dengar begitu. Beliau mungkin jadi juru bicara salah satu pembicara istana atau masuk tim bersama Teten (Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki)," ujar Nasir saat dihubungi, Jumat (21/10). [jtns]
"Aku kan Jurkam timses Ahok. Karena itu, aku mengundurkan diri dari DPR. Kan aku kalau kerja total," kata dia.
"Saya reses ini nanti akan mengundurkan diri. Karena saya mau fokus. Ibarat pepatah, aku mandi basah, tidak pernah setengah-setengah," lanjut Ruhut.
Sebelumnya, beredar kabar di kalangan anggota Komisi III DPR bahwa Ruhut Sitompul disebut akan mendapatkan tempat di Istana Kepresidenan. Alasan tersebut ditengarai menjadi alasan lain di balik rencana mundurnya Ruhut sebagai anggota Dewan.
Anggota Komisi III DPR Nasir Djamil pun membenarkan adanya kabar tersebut. Namun ia mengaku, kabar itu masih sebatas isu.
"Saya dengar begitu. Beliau mungkin jadi juru bicara salah satu pembicara istana atau masuk tim bersama Teten (Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki)," ujar Nasir saat dihubungi, Jumat (21/10). [jtns]